English Indonesian
Upayakan Swasembada Pangan, Progdi Agri Bisnis Gelar Seminar site stats Print this page
25 Oct

Indonesia dikenal oleh dunia sebagai Negara agraris. Hampir semua komoditi pertanian dihasilkan Negara yang memiliki 17.000 lebih pulau ini. Namun, masih saja product pertanian import masih membajiri Negara ini.  
 Hal tersebut yang menjadi latar belakang diadakannya seminar nasional ketahanan pangan yang di gagas Himupunan Mahasiswa Agri Bisnis UPN “Veteran” Jawa Timur. Seminar yang bertema “Mempercepat Swasembada Pangan Yang Berdaya Saing Guna Menuju Kedaulatan Pangan Dalam Rangka Perlindungan Terhadap Konsumen Pangan Nasional” dilaksanakan di Ruang Auditorium Pasca Sarjana UPN “Veteran” Jawa Timur.
Dalam seminar yang diadakan Sabtu 15 Juni tersebut, Rektor UPN “Veteran” Jawa Timur yang juga menjadi narasumber mengaku, Indonesia adalah Negara Agraris tapi susah sekali swasembada pangan. Rektor menjelaskan banyak sesuatu yang menghambat, terutama masalah cuaca di Indonesia. “Disini cuaca tidak menentu,” kata guru besar Fakultas Pertanian tersebut. Rektor mengatakan Negara ini sebenarnya memiliki potensi untuk mencapai swasembada pangan, namun SDM yang dimiliki tidak cukup untuk mengelolanya. “Hamparan lahan kita sebenarnya sangat luas, namun SDMnya yang harus dimotivasi lagi,” kata Rektor.
Rektor juga menyayangkan jika saat ini sarjana-sarjana pertanian sudah mulai menurun kuantitasnya, dan banyak dari mereka yang malah memilih tidak melanjutkan karir di bidang pertanian. “Padahal semestinya kita masih punya banyak lahan yang belum digarap utamanya di luar Jawa, namun potensi ini yang belum dikembangkan,” tutur Rektor.  
Dia berharap melalui seminar ini bisa memtotivasi mahasiswa terutama dibidang pertanian untuk banyak memikirkan cara membangun pertanian Indonesia. Dia juga berharap nantinya pasar-pasar yang ada tidak dibanjiri dengan hasil-hasil pertanian dari luar negeri. “Semoga pasar-pasar kita bisa dibanjiri dengan hasil-hasil produksi pertanian dalam negeri bukan barang import,” harap rektor.
Seminar nasional ini tidak hanya dihadiri oleh mahasiswa dari UPN saja. Ada beberapa mahasiswa dari universitas lain yang mengikuti kegiatan ini seperti dari Universitas Airlangga, Unvesitas Muhammadiyah Malang, dan juga mahasiswa Unversitas Trunojoyo.

Last modified on 20 Nov